Gotong Royong di KP 47+000, Petani Punggulrejo Jaga Area Crown Jalur Pipa

Avatar admin

Keterlibatan Petani Perkuat Keselamatan Jalur Pipa

Tuban, 4 April 2026

Upaya penguatan keselamatan jalur pipa kembali dilakukan melalui kegiatan perbaikan crown di titik KP 47+000 yang melibatkan masyarakat Desa Punggulrejo, Kecamatan Plumpang.

Kegiatan ini dilaksanakan bersama 10 orang peserta dari unsur petani dan kelompok HIPPA Tani Makmur, dengan metode pemadatan atau pemedelan sepanjang kurang lebih 500 meter dan lebar antara 1,5 hingga 2 meter.

Kegiatan pemadatan crown bersama petani dan HIPPA Tani Makmur

Perbaikan crown ini menjadi bagian dari langkah preventif untuk menjaga stabilitas tanah di sekitar jalur pipa, sekaligus meminimalisir potensi gangguan yang dapat berdampak pada keselamatan infrastruktur energi.

Selain itu, kondisi crown yang baik juga mendukung kelancaran aktivitas pertanian masyarakat yang memanfaatkan akses di sekitar area tersebut.


Kegiatan ini menjadi salah satu gambaran dari upaya pendekatan edukatif berbasis lapangan yang dilakukan Yayasan eLSAL. Keterlibatan masyarakat secara langsung terlihat mendorong pemahaman yang lebih baik terkait pentingnya keselamatan, sekaligus mulai tercermin dalam tindakan di lapangan.

Salah satu anggota tim susur pipa yang turut mendampingi kegiatan, Ismail Sholeh yang akrab disapa Abah Sholeh, menyampaikan apresiasi atas partisipasi masyarakat dalam kegiatan tersebut.

โ€œAlhamdulillah, masyarakat sekarang semakin paham bahwa menjaga crown itu bukan hanya untuk kepentingan jalur pipa, tetapi juga untuk keselamatan bersama. Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa kesadaran itu sudah mulai tumbuh.โ€

โ€“ Abah Sholeh

Ia menambahkan bahwa kegiatan susur pipa yang selama ini dilakukan tidak hanya berfungsi sebagai pemantauan, tetapi juga sebagai sarana membangun komunikasi langsung dengan masyarakat agar potensi risiko dapat diantisipasi sejak dini.

Keterlibatan aktif petani dalam kegiatan perbaikan crown di KP 47+000

Sementara itu, Ketua HIPPA Tani Makmur, Triyatno, menyampaikan bahwa keterlibatan kelompoknya dalam kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan sekitar.

โ€œKami sebagai petani yang setiap hari beraktivitas di sini merasa perlu ikut menjaga. Setelah mendapat penjelasan, kami jadi lebih paham bahwa area crown ini harus dirawat, karena menyangkut keselamatan jalur pipa dan juga aktivitas kami sendiri.โ€

โ€“ Triyatno

Ia menegaskan, ke depan pihaknya akan terus mendorong anggota kelompok untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar, termasuk melakukan pemeliharaan secara mandiri jika ditemukan potensi kerusakan.


Kegiatan ini sekaligus memperkuat peran masyarakat sebagai bagian dari sistem pengawasan berbasis komunitas. Dengan keterlibatan langsung dalam proses pemadatan crown, masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga aktor penting dalam menjaga keberlanjutan dan keamanan infrastruktur strategis.

Yayasan eLSAL juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya petani dan HIPPA Tani Makmur, atas komitmen dan partisipasi aktif dalam menjaga keselamatan jalur pipa.

Kolaborasi ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi contoh praktik baik dalam membangun kesadaran kolektif di tingkat tapak.

Melalui kegiatan ini, pendekatan kolaboratif antara masyarakat dan tim lapangan diharapkan mampu memperkuat sistem pencegahan dini (early warning) terhadap potensi gangguan di sekitar jalur pipa, sekaligus memastikan keberlanjutan fungsi infrastruktur energi yang aman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *