ย
Tubanย โย Eco Ramadanย Tuban menjadi momentum kepedulian lingkungan sekaligus berbagi kepada sesama. Lebih dari 50 relawan dari berbagai organisasi di Kabupaten Tuban turun langsung menanam ratusan pohon konservasi serta menyalurkan sedekah Ramadan kepada masyarakat dhuafa, Minggu (15/3/2026).
Kegiatanย Eco Ramadanย Tuban tersebut digelar di kawasan Sendang Anget, hutan lindung petak 71D BKPH Plumpang, Desa Sumberagung, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban.
Eco Ramadan Tuban juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari konservasi, Hari Hutan Internasional, serta Hari Air Sedunia.
Dalam kegiatan ini para relawan menanam berbagai jenis tanaman konservasi seperti pohon gayam, serta sejumlah tanaman buah di antaranya mengkudu, nangka, dan alpukat.
Sebanyak 10 organisasi turut berkolaborasi menyukseskan kegiatan ini. Mereka antara lain IDFoS Indonesia, LAZISNU Tuban, eLSAL Indonesia, LPBI NU Tuban, X-Patrac Community, Sobat Squad, Perhutani KPH Tuban, Asper Sundulan dan Plumpang, Cabang Dinas Kehutanan Bojonegoro, Pemerintah Desa Sumberagung, serta masyarakat sekitar kawasan Sendang Anget.
Wakil Administratur Perhutani KPH Parengan, Hengki, menyampaikan bahwa penanaman pohon pada momentum Ramadan memiliki nilai ibadah jangka panjang karena termasuk sedekah jariyah.
Menurutnya, sedekah pohon tidak hanya menjadi bentuk kepedulian lingkungan, tetapi juga mengajak masyarakat menjadikan aktivitas menanam pohon sebagai amal yang pahalanya terus mengalir.

โSedekah pohon menjadikan gerakan berbagi sekaligus mengajak masyarakat untuk menanam pohon sebagai sedekah jariyah. Pahala akan terus mengalir bagi pemberi, penanam, maupun perawat selama pohon tersebut memberikan oksigen, menyejukkan udara, atau buahnya dimakan makhluk hidup,โ ujar Hengki.
Selain aksi tanam pohon, para relawan juga menyalurkan sedekah Ramadan dan zakat kepada masyarakat dhuafa yang tinggal di sekitar kawasan Sendang Anget. Bantuan tersebut diberikan kepada warga yang ikut terlibat dalam kegiatan penanaman pohon.
Perwakilan LAZISNU Tuban, Yahmani, mengatakan Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperbanyak amal ibadah sekaligus meningkatkan kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan.
โDi momen Ramadan ini amal ibadah sangat mulia. Dari LAZISNU Tuban kami menyalurkan zakat kepada para mustahiq serta paket sedekah Ramadan untuk masyarakat sekitar Sendang Anget yang ikut melakukan penanaman pohon,โ kata Yahmani.
Sementara itu, Imam Muqroni dari eLSAL Indonesia menekankan pentingnya menjaga kawasan hutan lindung sebagai penyangga kehidupan. Ia menjelaskan bahwa setiap manusia sangat bergantung pada keberadaan pohon untuk memenuhi kebutuhan oksigen sehari-hari.

Menurutnya, secara sederhana kebutuhan oksigen manusia setara dengan manfaat yang dihasilkan setidaknya dua pohon yang ditanam dan dirawat dengan baik. Karena itu ia mengajak masyarakat mulai menanam pohon dari lingkungan keluarga.
โSetiap anggota keluarga minimal menanam dan merawat dua pohon. Hutan lindung adalah penyangga oksigen bagi lingkungan sekitar. Mari wariskan lingkungan yang baik bagi anak cucu kita,โ ujar Imam.


Tinggalkan Balasan