Peta Produksi Padi Tuban 2024: Rengel dan Soko Jadi Sentra Utama di Lahan Aluvial

Avatar admin
Kabupaten Tuban merupakan wilayah pertanian penting di pesisir utara Jawa Timur dengan kontribusi produksi padi yang cukup besar. Secara geografis, wilayah ini memiliki keragaman bentang lahan yang cukup kompleks, mulai dari dataran aluvial, kawasan perbukitan kapur, hingga wilayah pesisir yang memengaruhi karakteristik tanah dan pola produksi pertanian di setiap kecamatan.

Kondisi Tanah dan Produksi Padi di Kabupaten Tuban

Secara umum, kondisi tanah di Kabupaten Tuban didominasi oleh lahan sawah irigasi dan tadah hujan dengan karakteristik yang bervariasi dari tanah aluvial dataran rendah hingga tanah pesisir yang memiliki tingkat salinitas (kadar garam) di beberapa titik dekat pantai.

Penelitian menunjukkan bahwa sebagian lahan sawah di wilayah Tuban, terutama yang berada dekat pesisir, berpotensi mengalami pengaruh salinitas tanah. Namun demikian, kondisi tersebut masih tergolong non-salin hingga ringan sehingga masih dapat dikendalikan melalui pengelolaan lahan seperti penambahan bahan organik, pengaturan pola tanam, serta pemupukan berimbang.

Dari sisi produksi, Kabupaten Tuban termasuk daerah dengan kontribusi tinggi di Jawa Timur. Produksi padi sempat mencapai sekitar 640 ribu ton GKG pada tahun 2023, kemudian turun menjadi sekitar 523 ribu ton GKG pada 2024 akibat pengaruh El Nino dan keterbatasan air irigasi.

Jenis dan Pola Tanaman Padi di Tuban

  • Padi sawah irigasi (wilayah tengah dan selatan)
  • Padi tadah hujan (wilayah dengan keterbatasan air)
  • Varietas padi unggul (peningkatan produktivitas)

Sistem budidaya masih konvensional, namun mulai terjadi peningkatan indeks pertanaman (IP) dari 1 menjadi 2โ€“3 kali tanam per tahun melalui optimalisasi irigasi dan alsintan.

Estimasi Produksi Padi per Kecamatan Kabupaten Tuban (2024)

Berbasis zonasi lahan (Aluvial โ€“ Grumosol โ€“ Pesisir) | Total ยฑ523.000 ton GKG (BPS 2024)

Kecamatan Zona Karakter Tanah Produksi (Ton GKG) Kategori
Rengel Aluvial Sawah subur & irigasi baik ยฑ120.000 Tinggi
Soko Aluvial + Grumosol Irigasi & tadah hujan ยฑ110.000 Tinggi
Plumpang Grumosol + Aluvial Tanah liat berat ยฑ95.000 Tinggi
Widang Aluvial Sawah stabil & subur ยฑ80.000 Tinggi
Palang Regosol Pesisir & pasir (salinitas ringan) ยฑ60.000 Sedang
Semanding Mediteran & Litosol Kapur & lahan kering ยฑ58.000 Rendah

Catatan: Data merupakan estimasi berbasis distribusi zonasi lahan dan produksi BPS Kabupaten Tuban 2024.

Dengan pendekatan zonasi tanah, Kabupaten Tuban memiliki peluang besar untuk meningkatkan produktivitas padi secara berkelanjutan berbasis karakter wilayah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *