Tuban, 27 April 2026 โ Upaya meningkatkan praktik pertanian yang berkelanjutan sekaligus membangun kesadaran petani dalam menjaga fasilitas jalur pipa terus dilakukan di Kabupaten Tuban. Hal ini tercermin dalam kegiatan Tuntas Tani Episode 3 yang berlangsung di Desa Ngimbang, Kecamatan Palang, Senin (27/4).
Kegiatan yang digelar di kediaman Kepala Dusun Ngimbang tersebut diikuti oleh 12 petani dari Desa Ngimbang, Kecamatan Palang, dan Desa Sumbergaung, Kecamatan Rengel. Kegiatan ini juga melibatkan Manager Program Yayasan eL-SAL Indonesia Imam Muqroni, Tenaga Ahli Pertanian Hilal Ahmari, tim susur pipa, serta petugas keamanan jalur pipa.
Program ini merupakan bagian dari inisiatif pertanian berkelanjutan dan aman yang diinisiasi oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama Yayasan eL-SAL Indonesia sebagai mitra pelaksana.
Manager Program Yayasan eL-SAL Indonesia, Imam Muqroni, mengatakan bahwa penguatan kapasitas petani tidak hanya difokuskan pada aspek budidaya, tetapi juga pada peran aktif dalam menjaga lingkungan sekitar, termasuk fasilitas jalur pipa.
โPetani memiliki peran penting, tidak hanya dalam menjaga produktivitas lahan, tetapi juga dalam memastikan aktivitas di sekitar jalur pipa tetap aman. Koordinasi diperlukan apabila terdapat aktivitas yang berpotensi berbahaya.โ
Dalam sesi diskusi, petani mengangkat persoalan pengendalian hama, terutama serangan lalat buah pada tanaman cabai. Menanggapi hal tersebut, Tenaga Ahli Pertanian Hilal Ahmari menjelaskan pengendalian dilakukan melalui pemasangan perangkap likat kuning (yellow sticky trap) serta penggunaan bahan aktif triazofos dengan waktu aplikasi pada pagi hari.
โApabila tanaman sudah terserang, pemupukan dihentikan sementara dan difokuskan pada penguatan kondisi tanaman.โ
Selain itu, pengaturan kalender tanam dan siklus tanam turut menjadi perhatian. Penanaman cabai direkomendasikan pada akhir Agustus dengan mempertimbangkan ketersediaan air, sementara pada tanaman jagung, pengendalian hama dilakukan menggunakan bahan aktif imidakloprid dan emamektin benzoat. Pengolahan lahan pascapanen juga ditekankan untuk memutus siklus hama sebelum musim tanam berikutnya.
Dari aspek keselamatan, petugas jalur pipa menyampaikan panduan aktivitas yang diperbolehkan dan yang perlu dihindari (do and donโt) di sekitar jalur pipa guna mencegah potensi gangguan terhadap fasilitas.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan produktivitas pertanian melalui pengelolaan lahan, pengaturan kalender tanam, dan pengendalian hama yang tepat. Di saat yang sama, kegiatan ini juga memperkuat pemahaman petani akan pentingnya menjaga keselamatan jalur pipa, sekaligus mengapresiasi peran aktif petani yang selama ini telah berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan keamanan jalur pipa.
#TuntasTani #PertanianBerkelanjutan #EMCL #ELSAL #PetaniTuban #JalurPipaAman


Tinggalkan Balasan ke Bp suko Batalkan balasan