EMCL Bersama eL-SAL Mulai Tahapan Program Peningkatan Akses Ekonomi melalui Perbaikan Infrastruktur Publik di 13 Desa

  • Whatsapp
Koordinasi Awal Program Di Desa Sumberejo

Tuban – Sebagai bagian dari tahapan awal Program Peningkatan Akses Ekonomi melalui Perbaikan Infrastruktur Publik di Kabupaten Bojonegoro dan Tuban Tahun 2026, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama Yayasan eL-SAL Indonesia mulai melaksanakan koordinasi dengan pemerintah desa penerima manfaat.

Program ini merupakan bagian dari Program Pengembangan Masyarakat (PPM) EMCL–SKK Migas yang dilaksanakan melalui kemitraan dengan Yayasan eL-SAL Indonesia untuk mendukung peningkatan akses ekonomi masyarakat melalui penyediaan infrastruktur publik sesuai kebutuhan desa.

Rangkaian koordinasi dilaksanakan secara bertahap pada 17, 22, dan 23 Juli 2026 di 13 desa penerima manfaat, yaitu Desa Kalirejo di Kabupaten Bojonegoro, serta Desa Simo, Bangunrejo, Sumurcinde, Ngadirejo, Sumberjo, Maibit, Kepohagung, Sumberagung, Pucangan, Cendoro, Glodog, dan Karangagung di Kabupaten Tuban.

Kegiatan koordinasi tersebut menjadi tahapan awal untuk menyampaikan rencana pelaksanaan program, membangun kesamaan pemahaman mengenai mekanisme kegiatan, serta memperkuat komunikasi antara tim pelaksana dengan pemerintah desa. Melalui koordinasi sejak awal, setiap pihak diharapkan dapat memahami peran dan tanggung jawab masing-masing dalam mendukung kelancaran pelaksanaan program.

Ketua Umum eL-SAL, Imam Muqroni, menyampaikan bahwa koordinasi awal menjadi bagian penting dalam mempersiapkan pelaksanaan program bersama pemerintah desa dan para pemangku kepentingan.

“Kami berharap komunikasi dan koordinasi yang telah terjalin dapat mendukung kelancaran seluruh tahapan program sehingga pelaksanaannya berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Penanggung Jawab Program EMCL, Joni Wicaksono, menjelaskan bahwa Program Peningkatan Akses Ekonomi melalui Perbaikan Infrastruktur Publik Tahun 2026 merupakan bagian dari PPM EMCL–SKK Migas yang mendukung pembangunan masyarakat di wilayah sekitar operasi.

“Semoga program ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat atas dukungan yang terus diberikan terhadap operasi Lapangan Minyak Banyu Urip,” katanya.

Koordinasi Sebelum Program di Desa Simo

Dalam rangkaian koordinasi tersebut, tim Program eL-SAL Indonesia bersama konsultan teknis EMCL juga menyampaikan tahapan persiapan program serta melakukan diskusi dengan pemerintah desa terkait kesiapan pelaksanaan di masing-masing lokasi. Proses komunikasi ini menjadi bagian dari upaya memastikan program dapat berjalan secara tertib dan sesuai dengan perencanaan.

Program Peningkatan Akses Ekonomi melalui Perbaikan Infrastruktur Publik Tahun 2026 dilaksanakan di 13 desa yang tersebar di Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Tuban. Sebagai mitra pelaksana, Yayasan eL-SAL Indonesia bersama pemerintah desa akan mendukung proses pelaksanaan program melalui koordinasi dan pendampingan pada setiap tahapan kegiatan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *