Pokja TaGiKa Mulai Siapkan Lahan untuk Taman Gizi Keluarga

  • Whatsapp

Pokja Taman Gizi Keluarga (TaGiKa) Desa Nguruan, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban mulai menyiapkan lahan untuk pengembangan Taman Gizi Keluarga yang akan menjadi sarana edukasi gizi bagi masyarakat. Program yang didukung ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) dan dilaksanakan oleh Yayasan eL-SAL tersebut diawali dengan pembuatan gulutan sebagai media tanam berbagai komoditas sumber gizi keluarga.

Kegiatan yang melibatkan Pokja TaGiKa dan masyarakat setempat itu menjadi langkah awal sebelum lahan dikembangkan menjadi ruang pembelajaran mengenai pentingnya pemenuhan gizi keluarga sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting. Melalui gotong royong, peserta menata lahan dan membentuk gulutan yang nantinya akan digunakan untuk berbagai tanaman dan budidaya pendukung edukasi gizi.

Ketua Pokja TaGiKa Desa Nguruan mengatakan, keberadaan taman gizi diharapkan dapat membantu masyarakat memahami bahwa makanan bergizi tidak selalu harus diperoleh dengan biaya tinggi. Berbagai sumber gizi dapat dibudidayakan secara mandiri dengan memanfaatkan lahan yang tersedia di sekitar rumah.

“Melalui taman ini masyarakat bisa belajar langsung tentang berbagai sumber makanan bergizi yang dapat ditanam atau dibudidayakan sendiri. Harapannya, pengetahuan tersebut dapat diterapkan di lingkungan rumah masing-masing,” ujarnya.

Setelah tahap persiapan lahan selesai, taman akan ditanami berbagai jenis tanaman yang mewakili sumber gizi keluarga, mulai dari tanaman sumber karbohidrat, aneka sayuran, tanaman obat keluarga (TOGA), hingga protein hewani melalui budidaya lele. Keberagaman komoditas tersebut dirancang untuk memberikan contoh yang lebih utuh mengenai penyediaan makanan bergizi dan beragam di tingkat rumah tangga.

Taman Gizi Keluarga tidak dikembangkan sebagai sarana pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat, melainkan sebagai media edukasi dan pembelajaran. Melalui pendekatan tersebut, masyarakat dapat mengenal berbagai sumber gizi sekaligus mempelajari cara memanfaatkannya untuk mendukung pola konsumsi yang lebih beragam, bergizi, seimbang, dan aman.

Pembuatan Gulutan dan Persiapan Lahan Taman Gizi Keluarga

Pembuatan Gulutan dan Persiapan Lahan Taman Gizi Keluarga.

Lahan yang sebelumnya belum dimanfaatkan sebagai sarana edukasi kini mulai ditata menjadi ruang belajar bersama bagi masyarakat. Keterlibatan Pokja TaGiKa dan warga sejak tahap awal pembangunan taman diharapkan dapat menumbuhkan rasa memiliki sekaligus mendorong lahirnya praktik-praktik serupa di tingkat rumah tangga.

Pembuatan gulutan yang dilakukan saat ini menjadi penanda dimulainya pengembangan Taman Gizi Keluarga di Desa Nguruan. Ke depan, taman tersebut diharapkan tidak hanya menjadi lokasi pembelajaran, tetapi juga menjadi media yang membantu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya gizi keluarga dalam mendukung upaya pencegahan stunting secara berkelanjutan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *