eL-SAL Perkuat Edukasi Keselamatan Jalur Pipa bagi Petani di Kabupaten Tuban

  • Whatsapp

TUBAN – ELSAL Indonesia bersama tim program Pertanian Aman dan Berkelanjutan melakukan kegiatan sosialisasi pedoman keselamatan di jalur pipa yang berada di wilayah Kabupaten Tuban yang melintasi 30 desa di 6 kecamatan.

Dalam pelaksanaannya, program ini dijalankan melalui lima kegiatan utama, yaitu: Sosialisasi dari rumah ke rumah, Ngudar Tani, Temu Tani, Tuntas Tani, dan Susur Pipa.

Bacaan Lainnya

Sesuai dengan namanya, pada kegiatan sosialisasi dari rumah ke rumah, aktivitas dilakukan melalui silaturahim langsung ke rumah para petani di 30 desa sepanjang jalur pipa yang merupakan eks pemilik lahan jalur pipa dan para petani penggarap. Hingga Mei 2026, ELSAL telah melakukan sosialisasi dari rumah ke rumah kepada 219 petani dalam rangka memberikan pemahaman mengenai keselamatan aktivitas di sekitar jalur pipa sekaligus pendataan eks pemilik lahan dan petani penggarap.

Selain sosialisasi langsung kepada petani, ELSAL juga melakukan pendampingan pertanian dan edukasi lapangan secara rutin di wilayah sekitar jalur pipa. Salah satu bentuk pendampingan tersebut dilakukan melalui kegiatan Tuntas Tani.

Pada kegiatan Tuntas Tani, hingga Mei 2026 telah dilaksanakan sebanyak 5 kali dengan jumlah sekitar 49 petani yang terlibat. Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap hari Senin sebagai forum pendampingan intensif yang menggabungkan edukasi keselamatan jalur pipa dengan materi teknis pertanian dari tenaga ahli.

Selain itu, pada kegiatan Susur Pipa, tim melakukan peninjauan langsung di jalur pipa sepanjang 42 km untuk memastikan aktivitas pertanian masyarakat tetap berjalan aman serta tidak mengganggu infrastruktur jalur pipa. Dalam kegiatan ini juga disampaikan pedoman keselamatan aktivitas di sekitar jalur pipa serta batasan kegiatan yang perlu diperhatikan oleh petani penggarap.

Kegiatan pendampingan dan edukasi tersebut mendapat respons positif dari para petani penggarap di sekitar jalur pipa. Mereka menilai kegiatan ini membantu meningkatkan pemahaman baik dalam aspek budidaya pertanian maupun keselamatan kerja di sekitar area jalur pipa.

Salah satu petani penggarap, Suko, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan pendampingan ini. Menurutnya, forum Tuntas Tani memberikan tambahan pengetahuan terkait teknik pertanian dan cara menjaga keselamatan saat beraktivitas di lahan sekitar jalur pipa.

“Adanya Tuntas Tani ini dapat menambah pengetahuan bagi para petani. Banyak ilmu dan tips tentang pertanian kami dapatkan, termasuk kalender tanam,” tutur Suko.

Adanya kegiatan tersebut membuat proses edukasi keselamatan jalur pipa dan pendampingan pertanian berjalan lebih terstruktur dan berkelanjutan. Hal ini terlihat dari meningkatnya komunikasi antara petani dengan tim pendamping, terutama dalam bentuk konsultasi terkait aktivitas pertanian di sekitar jalur pipa.

Manager Program ELSAL Indonesia, Imam Muqroni, mengapresiasi antusiasme petani dalam mengikuti rangkaian kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada keselamatan jalur pipa, tetapi juga penguatan kapasitas petani dalam pengelolaan pertanian yang aman dan berkelanjutan.

“Hal ini penting untuk menyelaraskan visi dan misi bersama dalam menjaga jalur pipa, sekaligus mendukung aktivitas pertanian bagi petani penggarap di sekitar jalur pipa agar tetap berjalan dengan baik dan tidak mengganggu aspek keselamatan,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *